Penundaan peluncuran
selama 1 bulan ini akan berdampak pada perubahan jarak tempuh. Untuk menghemat biaya
dan propelan maupun berat pesawat luar angkasa, biasanya pada saat meluncurkan satelit
memperhitungkan waktu tertentu. Misalnya, saat jarak diantara bumi dan mars pada
posisi yang paling dekat.
Jika peluncuran ditunda selama 1 bulan, maka, menurut kami, akan berakibat pada jarak tempuh roket. Kita tahu bahwa planet
akan berevolusi, maka jika waktu yang telah ditentukan untuk peluncuran ditunda,
jarak antara mars dan bumi akan berubah dan tidak sesuai dengan perhitungan
awal.
2. Jika Massa spacecraft diubah menjadi 1,5 x massa spacecraft yang direncanakan
Dampak yang
terjadi jika massa spacecraft 1,5 kali massa awal adalah dibutuhkan spesifikasi
engine yang lebih kuat dan bahan bakar yang lebih banyak untuk bisa keluar dari
atmosfer dan medan gravitasi bumi.
Karena pada setiap perencanaan peluncuran spacecraft, haruslah memperhitungkan berbagai keadaan. Seperti halnya dengan massa spacecraft itu sendiri. Dengan merubah massa-nya maka roket-peluncur-nya haruslah disetting ulang. Massa yang bertambah, akan mengakibatkan kebutuhan akan gaya dorong juga bertambah, dengan menambah bahan bakar, dengan begitu harus dihitung ulang dan bertambah lagi biayanya.
3. Jika Roket peluncur yang digunakan diganti dengan roket peluncur yang lain
Jika roket
peluncur diganti dengan roket peluncur lain, maka efisiensi penggunaan bahan
bakar dan daya yang dihasilkan berubah. Ini dikarenakan adanya perbedaan
spesifikasi dari roket yang berbeda. Dan juga akan mempengaruhi misi terbangnya maupun peletakan spacecraftnya. Setiap roket peluncur yang dibuat haruslah sesuai dengan bentuk spacecraft yang akan diluncurkan. Jika roket diganti maka kemungkinan spacecraft tidak akan match dengan roketnya.
4. Jika Tempat peluncuran yang digunakan diubah
Jika tempat peluncuran diubah, maka harus mengubah perhitungan awal, untuk menentukan dimana tempat yang tepat agar satelit dapat mengorbit di tempat yang diinginkan.
Karena setiap peluncuran satelit harus melihat kondisi/keadaan tempat peluncurannya. Ketinggian terhadap permukaan laut, maupun letak lintang-bujur-nya. Perubahan tempat akan berdampak pada perubahan perhitungan trayektori roket, yang akan berakibat pada keberhasilan misi.


0 komentar:
Posting Komentar